-->

Tutorial SPSS 15 (Bagian 2)

  1. Fitur SPSS

Fitur SPSS merupakan media-media yang digunakan untuk memudahkan dalam pelaksanaan pengolahan data yang berisi tentang berbagai perintah yang dilakukan dalam pengolahan data termasuk pengujian statistik berdasarkan kehendak dari pengolah data.

    1. File

File berisikan perintah tentang proses pembuatan file, pembukaan file, dan penyuntingan file data.

Terdiri atas bagian : New, Open, Open Data Base, Read text data, Save, Save as.. , Mark file Read Only, Display Data File Information (terdiri dari ; working file, external file), switch server, print preview, print, recently used data, recently used files

Pada jendela data view dan variabel view yang masih kosong (belum terinput data) beberapa menu dari file ini tidak semua berwarna terang (hitam) tapi gelap (abu-abu sama dengan warna dasar) seperti pada tampilan sebelumnya diatas.

Oleh Karena itu perlu ketilitian dan pengiputan data terlebih dahulu atau membuka file tertentu untuk mengaktifkan menu bagian file yang tidak aktiv (menjadi terang). Hal ini disebabkan karena menu-menu tersebut hanya dapat digunakan jika jendela SPSS telah terinput data dan siap untuk diolah.

    1. Edit

Menu Edit digunakan untuk memperbaiki susunan atau klasifikasi data yag diolah sehingga menghasilkan susunan yang teratur berdasarkan permintaan atau keinginan si pengolah data. Selain itu, dengan memperbaiki bantuk dan tempat dalam hal pengklasifikasian jenis variabel pengolahan data akan memudahkan bagi si pengolah atau pemilik data dan pembaca dalam memahami data yang digunakan dan dipakai.

Menu Edit terdiri dari Undo, Redo, Cut, Copy, Paste, Paste variabel, Clear, Find, Option. Menu-menu ini biasa dipergunakan pada berbagai aplikasi microsoft yang lainnya seperti WORD, EXCEL dll sehingga SPSS ini dapat dengan mudah dan cepat digunakan.

Menu-menu edit ini sebahagian besar tidak berada dalam keadaan aktiv jika belum terinput data atau penggunaannya pada aspek metode pengolahan yang tidak sesuai. Berikut tampilan layar menu Edit yang masih belum aktiv karena data yang di gunakan belum terinput.

Jika data yang diolah telah terinput maka terdapat beberapa bagian dari menu edit dalam keadaan aktiv (berwarna hitam menyala) namun masih ada beberapa bagian dari menu edit yang belum aktiv. Berikut tampilan jendela pada data view yang telah memiliki data.

Hal ini disebabkan karena beberapa bagian dari menu Edit digunakan pada aplikasi dan pemrosesan data tertentu seperti ada beberapa variabel yang perlu dihilangkan maka untuk mengembalikannya maka fungsi Undo pada menu Edit akan aktiv (berwarna hitam).

    1. View

Menu View digunakan mengubah bentuk tampilan layar data. Beberapa bentuk tampilan data dapat diubah namun beberapa menu View yang digunakan adalah Status Bar, Toolbars, Font, Grint lines, Valuabel Labels, dan Variabel. Kesemua fungsi dari bagian menu View ini jika digunakan akan memberikan efek tertentu pada jendela SPSS.

Status Bar : akan menghilangkan bagian paling bawah dari jendela SPSS adapun tampilannya adalah sebagai berikut.


Gambar ini menunjukkan menu Status bar dalam keadaan aktiv karena memiliki tanda ceklist (√) sehingga pada layar bagian paling bawah yeng tertulis SPSS Processor is Ready ditampilkan. Jika ceklist tersebut dihilangkan maka SPSS Processor is Ready akan hilang.

Toolbars : digunakan untuk memunculkan berbagai menu yang diperlukan sehingga dapat langsung dengan mudah digunakan. Penggunaan menu ini hampir sama dengan penggunaan pada menu Toolbars aplikasi WORD dan EXCEL.

Font : Menu ini digunakan untuk mengubah jenis huruf dan besarnya huruf yang akan digunakan.

Grint lines : digunakan untuk menghilangkan atau tetap menggunakan garis (line) pada tampilan windows jadi yang nampak hanyalah angka-angka atau variabel yang telah dimasukkan pada data olahan.

Valuabel Labels : digunakan untuk menampilkan variabel atau angka pada tampilan jendela data view.

Variabel : digunakan untuk melihat variabel dari data olahan.

    1. Data

Menu data digunakan untuk memberikan tindakan pada data yang telah di input dan akan digunakan pada berbagai aplikasi bentuk pengolahan data. Menu Data terdiri atas Define variabel propertis, Copy Data propertis, Define Dates, insert variabel, insert case, sort case, go to case, transpose, restructure, merge file, Aggregate, Indentify duplicate case, Split file, select case, Weight case. Berikut tampilan menu Data pada jendela SPSS data view.

Define variabel propertis, digunakan untuk melihat keadaan dari suatu variabel atau kasus secara keseluruhan data yang telah di input. Menu ini memberikan keterangan pada jenis variabel apakah lengkap atau tidak, mising atau tidak. Berikut adalah tampilan dari penggunaan menu ini


Jika jenis variabel yang dipilih untuk di periksa keadaannya sebagai contoh tingkat pendidikan (bisa juga keseluruhan variabel) di masukkan pada ruang Variabel to Scan dengan memilih variabel jenis kelamin pada ruang Variabel lalu mengklik (dgn mouse) tanda panah () sehingga masuk ke ruang Variabel to Scan kemudian klik continu.


Untuk mengecek keadaan dari variabel tersebut (misalkan : jenis kelamin atau sejenisnya) klik jenis kelamin (JK) pada ruang Scaned variabel list maka akan ditampilkan keadaan variabel propertis dari variabel yang bersangkutan pada ruang disebelahnya.

Copy Data propertis, digunakan untuk memasukkan data lain yang dapat dipadukan dengan data yang sedang aktiv (sedang dipakai dan digunakan).

Define Dates, digunakan untuk mengatur atau memformat waktu yang digunakan dalam bentuk bulan, tahun, hari, jam, menit dan detik.

Define Multi respons Set, digunakan terhadap pengecekan satu bentuk sub variabel dari variabel data.

Insert variabel, digunakan untuk memasukkan variabel data

Insert case, digunakan untuk memasukkan jenis kasus dalam suatu variabel

Sort case, digunakan untuk melihat suatu kasus misalnya kasus keberapa dst. Yang diurutkan dari yang besar ke kecil dalam format acending atau decending.

Transpose, digunakan untuk memadukan beberapa variabel atau merubah bentuk kasus menjadi variabel atau sebaliknya.

Restructure, digunakan untuk mengubah tampilan atau keadaan data dalam bentuk semula ke bentuk yang baru berdasarkan pilihan yang dikehendaki.

Merge file, digunakan untuk mengukur kapasitas suatu variabel atau kasus

Aggregate, digunakan untuk memadukan file dalam bentuk agregate dalam file yang baru

Indentify duplicate case, untuk mendeteksi apakah sebuah kasus berulang atau tidak

Split file, digunakan untuk memadukan kasus atau variabel tertentu dan mengorganisir atau mengatur keluaran hasil olah data berdasarkan urutan variabel dalam hal ini memecah kasus menjadi beberapa bagian.

Select case, digunakan untuk memilih suatu kasus tertentu untuk mengetahui urutan kasus, kondisi strata / tingkatan kasus dan variabel yang digunakan kasus.

Weight case, digunakan untuk mengetahui besarnya kasus pada suatu variabel


    1. Analyze

Menu ini digunakan untuk melakukan proses pengolahan terhadap data yang telah dimasukkan. Terdiri atas beberapa menu bagian yaitu Reports, Descriptife statistic, Tables, Compare Means, General linear model, Corelate, Regresion, Clasify, Data Reduction, Scale, Nonparametric test, dan Multipel response. Berikut adalah tampilan layar dari menu Analize.


Untuk pemahaman lebih mendalam tentang pengoperasioan menu Analyze harus ditunjang dengan pemahaman dari seorang pengentri data tentang jenis data dan metode penelitian yang digunakan serta jenis pengujian statistik yang akan digunakan dari data yang telah dientri sebelumnya.

    1. Graph

Menu ini digunakan dalam hal pembuatan suatu diagram dari data yang diolah. Terdiri atas beberapa menu bagian yaitu Galery, Interactive, Bar, Line, Area, Pie, High-Low, Pareto, Control, Boxplot, Error bar, Scater, Histogram, P-P, Q-Q, Sequence, ROC Curve, Time series. Berikut adalah tampilan layar menu Graph.


Chart Builder, digunakan untuk mendesain jenis tampilan dari penyajian data hasil pengentrian yang sama halnya dilaksanakan pada operasi chart Microsoft Excell.

Interactive, berisikan tentang menu desain chart yang secara otomatis ditampilkan pada layar out put SPSS terdiri dari chart dalam bentuk diagram batang, garis tebal, garis berbayang, garis berare dsb.


Legacy dialogs, sama halnya dengan interactive namun dalam penggunaannya ada perbedaan. Pada legacy dialogs, proses pembuatan graphik (chart) dari data dengan memadukan 2 jenis variabel sedangkan pada interactive hanya mencakup 1 variabel.

    1. Utilities

Merupakan kelengkapan tambahan yang digunakan dalam pengintegrasian data yang telah dientri termasuk dapat membantu dalam pengecekan dalam pengidentifikasian variabel data termasuk pula dalam pengoperasian menu eksternal dari SPSS.

    1. Windows

Mengetahui keberadaan proses pengolahan data SPSS yang sedang dan telah dilaksanakan.

    1. Help

Berisikan menu untuk bantuan atas program aplikasi SPSS termasuk pemrograman yang telah melaksanakan dan mendesain SPSS.


Berbagai macam penjelasan fiture dari SPSS yang disebutkan diatas akan membantu anda dalam pelaksanaan berbagai kegiatan pengolahan data menggunakan SPSS dan harap untuk dapat dipahami dari masing-masing fiture tersebut yang tidak lain merupakan menu bar pada jendela windows SPSS.

Catatan :

Untuk lebih jelasnya

Beli Sekarang :

Chat WhatsApp

Komentar (0)